Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 Tulis Artikel dan dapatkan Bayaran Tiap Kunjungan Rp 10-25 / kunjungan. JOIN SEKARANG || INFO LEBIH LANJUT

SEGREGASI ASSORTASI


Akan disajikan tulsan tentang konsep genetika menurut Mendel, atau sering disebut Genetika Mendellian.
Genetika mendel mempunyai ciri khas yaitu adanya 2 pegangan yang konsisten yaitu Segregasi pemisahan bebas pada proses pembentukan gamet dan Assortasi Penggabungan gamet secara bebas OK

Hukum Mendell

Tokoh peletak prinsip dasar genetika adalah Gregor Johan Mendell seorang biarawan dan penyelidik tanaman berkebangsaan Austria.
Pada tahun 1866 Mendell melaporkan hasil penyelidikannya selama bertahun-tahun atas kacang ercis/kapri (Pisum sativum). 


Untuk mempelajari sifat menurun Mendell menggunakan kacang ercis dengan alasan:
  1. memiliki pasangan sifat yang menyolok
  2. bisa melakukan penyerbukan sendiri
  3. segera menghasilkan keturunan atau umurnya pendek
  4. mampu menghasilkan banyak keturunan, dan
  5. mudah disilangkan 
 Contoh perkawinan monohibrid Mendell


    Dari hasil penelitiannya tersebut Mendell menemukan prinsip dasar genetika yang lebih dikenal dengan Hukum Mendell. Gregor Johan Mendell (1811 – 1884) sang peletak prinsip dasar ilmu genetika. Dari dasar penelitiannya tersebut genetika berkembang pesat hingga sekarang.
     
    Kacang Kapri/Ercis (Pisum sativum) yang diteliti oleh Mendell hingga menemukan konsep pewarisan sifat Hukum Mendell I/Hukum Pemisahan Bebas  
    Hukum Mendell I dikenal juga dengan Hukum Segregasi 

    Hukum Segregasi menyatakan: 
    • Pada pembentukan gamet kedua gen yang merupakan pasangan akan dipisahkan dalam dua sel anak’. 
    • Hukum ini berlaku untuk persilangan monohibrid (persilangan dengan satu sifat beda). 
    • Contoh dari terapan Hukum Mendell I adalah persilangan monohibrid dengan dominansi. 
    • Persilangan dengan dominansi adalah persilangan suatu sifat beda dimana satu sifat lebih kuat daripada sifat yang lain. 
    • Sifat yang kuat disebut sifat dominan dan bersifat menutupi, sedangkan yang lemah/tertutup disebut sifat resesif.
    Perhatikan contoh berikut ini:
    1. Disilangkan antara mawar merah yang bersifat dominan dengan mawar putih yang bersifat resesif.
    2. Persilangan monohibrid dengan kasus intermediet
    3. Sifat intermediet adalah sifat yang sama kuat, jadi tidak ada yang dominan ataupun resesif.
    4. Contoh: disilangkan antara mawar merah dengan mawar putih



    Dihibrid



    Hukum Mendell II/Hukum Berpasangan Bebas
    Hukum Mendell II dikenal dengan Hukum Independent Assortment, menyatakan: 
    • Bila dua individu berbeda satu dengan yang lain dalam dua pasang sifat atau lebih, maka diturunkannya sifat yang sepasang itu tidak bergantung pada sifat pasangan lainnya’. 
    • Hukum ini berlaku untuk persilangan dihibrid (dua sifat beda) atau lebih.
    • Contoh: disilangkan ercis berbiji bulat warna kuning (dominan) dengan ercis berbiji kisut warna hijau (resesif)
    • Konsep Backcross dan Testcross
    • Backcross (silang balik) adalah langkah silang antara F1 dengan salah satu induknya.
    F1 x salah satu induk (P)
    Testcros (uji silang) adalah persilangan antara suatu individu yang genotifnya belum diketahui dengan individu yang telah diketahui bergenotif homozigot resesif. Gunanya untuk mengetahui apakah genotif suatu individu tersebut homozigot ataukah heterozigot.

    ? x homozigot resesif

    Persilangan Resiprok

    • Persilangan resiprok adalah suatu persilangan dimana sifat induk jantan dan betina bila dibolak-balik/dipertukarkan tetapi tetap menghasilkan keturunan yang sama.

    Pada artikel lain telah saya tulis cara mengerjakan soal persilangan dengan cepat tanpa harus menggunakan cara yang diajarkan di sekolah 


    JIKA INGIN LEBIH MENDALAM KLIK INI
    KLIK INI 
    SILAHKAN KLIK INI JUGA
    KLIK

    Posting Komentar untuk "SEGREGASI ASSORTASI"