Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

 Tulis Artikel dan dapatkan Bayaran Tiap Kunjungan Rp 10-25 / kunjungan. JOIN SEKARANG || INFO LEBIH LANJUT

THEORY KLASIFIKASI

Postingan ini membahas tentang hakiki mahkluk hidup dikelompokkan , Jadi ketika kita akan mempelajarai Aneka flora fauna yang ada dibumi pasti kita temui kedua kehidupan itu sangat beragam , sangat sulit , sangat komplek ketika kita tidak memahami kriteria nya ...maka ahli biologi menelompokkan berbagai flora fauna itu agar menjadi lebih mudah , dengan melihat ciri ciri nya baik morfologi , anatomi , reproduksi maupun fisiologisnya . Maka terciptalah ilmu baru Taxonomi yang ahlinya adalah Carollus Linnaeus Ok semoga berguna


Klasifikasi adalah suatu sistem untuk pengelompokan mahkluk hidup

  • Pengelompokan itu didasarkan pada ciri-ciri tertentu yang ada pada makhluk hidup
  • Pengelompokkan dilakukan dengan terlebih dahulu menentukan dasar /tuntutan tuntutan yang sesuai dengan tujuannya
  • Dasar atau tuntutan itu misalnya mengapa suatu mahkluk hidup bisa dikelompokkan kedalam kelompok yang sama, dan dipisahkan kedalam kelompok yang berbeda.
  • Pada prinsipnya melakukan pekerjaan pengelompokan ini bertujuan agar menjadi mudah , sistimatik dan mengenal mahkluk hidup menjadi gampang , bukan malah sebaliknya OK
Untuk mempelajari materi ini secara khusus anda boleh baca buku Taksonimi ( ilmu pengelompokkan mahkluk hidup)

HISTORY
  • Semua Ahli biologi menggunakan suatu sistem klasifikasi untuk mengelompokkan tumbuhan ataupun hewan yang memiliki persamaan struktur.
  • Kemudian setiap kelompok tumbuhan ataupun hewan tersebut dipasang-pasangkan dengan kelompok tumbuhan atau hewan lainnya yang memiliki persamaan dalam kategori lain.
  • Hal itu pertama kali diusulkan oleh John Ray yang berasal dari Inggris.
  • Namun ide itu disempurnakan oleh Carl Von Linne (1707-1778), seorang ahli botani berkebangsaan Swedia yang dikenal pada masa sekarang dengan Carolus Linnaeus.
CAROLLUS LINNAEUS


  • Sistem klasifikasi Linnaeus tetap digunakan sampai sekarang karena sifatnya yang sederhana dan fleksibel namun sistematik dan presisi
  • artinya suatu organisme baru tetap dapat dimasukkan dalam sistem klasifikasi dengan mudah sesuai tuntutan deskripsi yang telah ditentukan dalam taksonnya ( tingkatan kesamaan) .
  • Mudahnya demikian misalnya suatu organisme digolongkan dalam suatu kelompok apa , maka ia harus memenuhi ketentuan apa yang dituntut dan sesuai dengan kriterianya.
  • Kucing digolangkan kedalam Mamalia karena mempunyai ketentuan yang dituntut dari takson mamalia itu yaitu mempunyai kelenjar susu ( glandulla mamae) sedangkan ayam , buaya , katak dan ikan tidak karena tidak memenuhi kriteria yang ditentukan karena mereka semua tidak mempunyai Glandulla mamae
  • Namun kucing , ayam , buaya , katak dan ikan bisa sama dimasukkan kedalam kelompok Vertebrata karena mempunyai tulang belakang pada bagian sisi dorsal tubuhnya. OK
  • Organisme dimasukkan Echinodermata karena tubuhnya berkulit duri (echinus) dengan gerak ambulakral tentu kucing dan temannya tadi tidak bisa masuk kedalam kelompok ini karena mereka tidak memenuhi kriteria tuntutan yang diminta yaitu tubuhnya berkulit duri
  • Organisme dimasukkan Gymnospermae karena Ia tumbuhan yang berbiji , biji tidak dilindungi bakal buah terbuka dengan pembuahan tunggal maka jelas jelas kucing dan temannya tidak masuk kedalam kelompok ini
  • Kenapa Ini saya uraikan ?
  • Kenapa contoh diatas harus disajikan ?
  • Karena dengan contoh diatas kita bisa mengunci otak kita dengan pemahaman yang mudah bahwa Klasifikasi tidak harus mengetahui semua individu / jenis dihafalin
  • Namun lebih taktis bahwa klasifikasi itu memahami kriteria yang digunakan untuk dasar pengelompokkan mahkluk hidup itu dimasukkan kedalam takson apa seperti contoh diatas
BINOMIAL NOMENCKATURE

Cara inilah yang dilakukan oleh Linnaeus sehingga ia layak dijadikan sebagai bapak Taxonomi dunia .
  • Oleh Carollus Linnaeus Nama-nama organisme yang didudukkan dalam takson Species diterapkan penamaannya sesuai Binomial Nomenclature
  • Binomial Nomenclature adalah sebuah Sistem penamaan species dengan penamaan ganda
  • Artinya setiap individu dengan tingkatan terendah takson species penamaanya harus dituliskan dengan dua nama (Binomial Nomenclature )
  • Tatanama Binomial Nomenclatuure itu harus dituliskan dalam bahasa latin untuk memberi nama semua spesies sehingga menyatukan semua bahasa dunia yang mempunyai karakter dan logat masing yang berbeda ( Unifikasi )
  • Misalnya
  1. Oryza sativa untuk memberikan nama padi / pari . rice dll
  2. Pongo pygmaeus untuk memberi nama Orang utan
  3. Zea mays untuk penamaan Jagung
  4. dll
  • Jadi kita bisa memahami Langkah Pengklasifikasian Carollus Linnaeus ini agar ada Unifikasi penyatuan nama meskipun setiap bangsa memberikan nama yang berbeda beda misal pada contoh penamaan padi seperti diatas
  • sehingga memnjadi jelas bahwa dimanapun suatu bangsa berada kalau Oryza sativa yang dibayangkan di indonesia ya pasti padi . OK
  • Klasifikasi Linnaeus ini sangat sesuai dengan segala zaman tanpa di Update lagi
  • Linnaeus dalam aturan pemberian nama selalu mengunakan bahasa Latin , karena bahas latin ini sudah tidak digunakan lagi sebagai bahasa komunikasi sehingga artinya tetap sampai kapanpun, dan bahasa latin ini yang dipakai untuk pendidikan resmi.

UNTUK APA SIH PERLU kLASIFIKASI ?

Adapun tujuan Klasifikasi makhluk hidup adalah :

  1. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki
  2. Mengetahui ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis lain
  3. Mengetahui hubungan kekerabatan makhluk hidup
  4. memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum memiliki nama

Selain memiliki tujuan, klasifikasi memiliki manfaat bagi manusia, antara lain :

  1. Klasifikasi memudahkan kita dalam mmpelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam
  2. Klasifikasi membuat kita mengetahui hubungan kekerabatan antarjenis makhluk hidup
  3. Klasifikasi memudahkan komunikasi
PROSES KLASIFIKASI

  • Para biologiawan masih menggunakan buku Linnaeus yang berjudul Systema Naturae (sistem Alam) yang diterbitkan tahun 1758 sebagai dasar untuk klasifikasi ilmiah.



Ada tiga tahap yang harus dilakukan untuk mengklasifikasikan makhluk hidup.

  1. Pencandraan (identifikasi), Pencandraan adalah proses mengidentifikasi atau mendeskripsi ciri-ciri suatu makhluk hidup yang akan diklasifikasi.
  2. Pengelompokan, setelah dilakukan pencandraan, makhluk hidup kemudian dikelompokkan dengan makhluk hidup lain yang memiliki ciri-ciri serupa. Makhluk hidup yang memiliki ciri serupa dikelompokkan dalam unit-unit yang disebut takson.
  3. Pemberian nama takson, selanjutnya kelompok-kelompok ini diberi nama untuk memudahkan kita dalam mengenal ciri-ciri suatu kelompok makhluk hidup.



APA ITU TAKSON ?

TINGKATAN TAKSON

  • Dalam sistem klasifikasi, makhluk hidup dikelompokkan menjadi suatu kelompok besar kemudian kelompok besar ini dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil.
  • Dalam pengklasifikasian itu menggunakan dasar dasar yaitu persamaan dan perbedaan Ciri yang ada pada tubuhnya
  • Dimulai dari pengelompokkan secara Global / besar terlebih dahulu dengan tuntuan kriteria yang global (sederhana) kemudian membentuk kelompok yang kecil yang tuntutan pengelompokannya detail
  • Setiap pengelompokan yang dilakukan dari Kelompok besar menjadi -kelompok yang lebih kecil ini caranya dengan menghilangkan angggotanya yang berbeda membentuk suatu kelompok yang lebih kecil yang cirinya sama
  • Sehingga setiap perubahan dari yang kelompok besar menjadi kelompok yang lebih kecil dengan menghilangkan anggotanya yang berbeda memunculkan kelompok baru yang sama kita sebut Takson
  • Begitu seterusnya sehingga pada akhirnya terbentuk kelompok- kelompok kecil yang beranggotakan hanya satu jenis makhluk hidup.
  • Jadi dengan adanya tingkatan-tingkatan pengelompokan ke unit yang sama itu yang disebut takson maka pengklasifikasian makhluk hidup ini dipelajari dalam ilmu : Taksonomi.
  • Taksa (takson) telah distandarisasi di seluruh dunia berdasarkan International Code of Botanical Nomenclature dan International Committee on Zoological Nomenclature. Urutan takson antara lain :


Dari penjelasan diatas secara Logika kita bisa menyimpulan bahwa semakin berada di tingkat taxon tertinggi PASTI
  • anggotanya semakin banyak
  • tingkat persamaannya semakin kecil
  • tuntutan detil pengelompokkannya kecil/sederhana
  • perbedaannya semakin banyak karena tuntutan kesamaannya sedikit
  • tingkat kekerabatannya jauh
Sebaliknya jika ke tingkat takson species dipastikan hubungan kekerabatan antar anggotanya semakin dekat , terbukti dengan antar anggotanya bisa melakukan interhibridisasi
perhatikan gambar ini.OK

Tingkatan Dalam Bahasa Indonesia
Dunia/Kerajaan
Divisio/Phyllum
Kelas
Ordo
Suku
Marga
Jenis

  1. KINGDOM. Kingdom merupakan tingkatan takson tertinggi makhluk hidup. Kebanyakan ahli Biologi sependapat bahwa makhluk hidup di dunia ni dikelompokkan menjadi 5 kingdom (diusulkan oleh Robert Whittaker tahun 1969). Kelima kingdom tersebut antara lain : Monera, Proista, Fungi, Plantae, dan Animalia
  2. PHYLLUM/DIVISIO (KELUARGA BESAR). Nama filum digunakan pada dunia hewan, dan nama division digunakan pada tumbuhan. Filum atau division terdiri atas organism-organisme yang memiliki satu atau dua persamaan ciri. Nama filum tidak memiliki akhiran yang khas sedangkan nama division umumnya memiliki akhiran khas, antara lain phyta dan mycota.
  3. KELAS (CLASSIS). Kelompok takson yang satu tingkat lebih rendah dari filum atau divisio
  4. ORDO (BANGSA). Setiap kelas terdiri dari beberapa ordo. Pada dunia tumbuhan, nama ordo umumnya diberi akhiran ales.
  5. FAMILI. Family merupakan tingkatan takson di bawah ordo. Nama family tumbuhan biasanya diberi akhiran aceae, sedangkan untuk hewan biasanya diberi nama idea.di indonesia nama suku selalu diulang penyebutannya , kacang kacangan , angrek enggrekan , jahe jahean ( kalau jahe saja nama species /jenis)
  6. GENUS (MARGA). Genus adalah takson yang lebih rendah dariada family. Nama genus terdiri atas satu kata, huruf pertama ditulis dengan huruf capital, dan seluruh huruf dalam kata itu ditulis dengan huruf miring atau dibedakan dari huruf lainnya.
  7. SPECIES (JENIS). Species adalah suatu kelompok organism yang dapat melakukan perkawinan antar sesamanya untuk menghasilkan keturunan yang fertile (subur) aturan penulisannya lihat dibawah ini .OK

TATA NAMA BINOMIAL NOMENCLATURE
  • Banyak makhluk hidup mempunyai nama local.
  • Nama ini bisa berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya.
  • Untuk memudahkan komunikasi, makhluk hidup harus diberikan nama yang unik dan dikenal di seluruh dunia.
  • Berdasarkan kesepakatan internasional, digunakanlah metode binomial nomenclature. Metode binominal nomenclature (tata nama ganda), merupakan metode yang sangat penting dalam pemberian nama dan klasifikasi makhluk hidup.
  • Disebut tata nama ganda karena pemberian nama jenis makhluk hidup selalu menggunakan dua kata (nama genus dan species)
  • Oryza sativa L
Aturan pemberian nama adalah sebagai berikut :

  1. Nama species terdiri atas dua kata, kata pertama merupakan nama genus, sedangkan kata kedua merupakan penunjuk jenis (epitheton specificum)
  2. Huruf pertama nama genus ditulis huruf capital, sedangkan huruf pertama penunjuk jenis digunakan huruf kecil
  3. Nama species menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan
  4. Nama species harus ditulis berbeda dengan huruf-huruf lainnya (bisa miring, garis bawah, atau lainnya)
  5. Jika nama species tumbuhan terdiri atas lebih dari dua kata, kata kedua dan berikutnya harus digabung atau diberi tanda penghubung.
  6. Jika nama species hewan terdiri atas tiga kata, nama tersebut bukan nama species, melainkan nama subspecies (anak jenis), yaitu nama takson di bawah species
  7. Nama species juga mencantumkan inisial pemberi nama tersebut, misalnya jagung (Zea Mays L.). huruf L tersebut merupakan inisial Linnaeus
  8. Jadi kalau anda mau memberi nama species karena belum diberi nama oleh linaeus atau lainnya karena jenis baru muncul atau ujug ujug ada di depan rumahmu yang sebelumnya tak ada , ya sistem penamaannya seperti di atas , hanya L nya diganti nama depanmu . OK




NAMA FAMILI:

  • DENGAN BAHASA LATIN
  • TERDIRI ATAS SATU PERKATAAN
  • APABILA DIAMBIL SALAH SATU NAMA GENUS DISEBUT: TIPE
  • NOMENKLATORIS.

CONTOH: Genus -Solanum

Genus -Datura Ketiganya Family Solanaceae

Genus -Nicotiana

  • NAMA FAMILI BERAKHIRAN -aceae
  • NAMA YANG TIDAK BERAKHIRAN –aceae, ARTINYA DITEMUKAN SEBELUM ADANYA PERATURAN TATANAMA
  • Contoh: Gramineae, Labiatae, Compositae
NAMA ORDO:
  • DENGAN BAHASA LATIN
  • TERDIRI ATAS SATU KATA
  • BIASANYA DIAMBIL DARI NAMA FAMILI & BERAKHIRAN -Ales
NAMA KELAS:
  • DENGAN BAHASA LATIN
  • TERDIRI ATAS SATU KATA
  • MEMPUNYAI AKHIRAN BERBEDA TERGANTUNG KELAS
  • TERSEBUT GOLONGAN APA
CONTOH: ¤Tumbuhan tingkat Tinggi :-Monocotyledon-eae & Dicotyledon-eae
¤ FUNGI :-Asco-mycetes & Basidio-mycetes
¤ PAKU :-Filic-inae & Licopod-inae
NAMA DIVISI:
  • DENGAN BAHASA LATIN
  • TERDIRI ATAS SATU KATA
  • BERAKHIRAN –phyta ; -mycota
Srkali lagi sistematika bila menhgenal takson baru harus:
  1. MENCANDRA ( Mendeterminasi)
  2. MEMBERI NAMA
  3. MEMPUBLIKASIKAN
Menggunakan Kunci Determinasi
  • Kunci determinasi adalah sama seperti kamus (Dictionary) yang berisi jawaban penyelesaian pertanyaan , khususnya dalam pencandraan mahkluk hidup yang ingin diketahui namanya , familinya ataupun yang lainnya dalam pengklasifikasian .
  • Jadi Kamus pencandraan ini berisi identifikasi suatu mahkluk hidup yang terekam dalam deskripsi uraian dichotomis yang kita sesuaikan dengan spesies yang kita pegang yang ingin diketahui namanya.
Kesimpulannya kunci ini sebenarnya adalah roh dari klasifikasi yang selalu terdiri dari 3 langkah
  1. Mencandra (identifikasi)
  2. Memberi nama
  3. Mengelompokkan ( mengklasifikasi)
Untuk hal teknis dari penggunaan dapat dilihat uraian ini
  • Identifikasi adalah menentukan persamaan dan perbedaan antara dua makhluk hidup, kemudian menentukan apakah keduanya sama atau tidak, baru kemudian memberi nama.
  • Identifikasi terhadap makhluk hidup yang sudah dikenal pada umumnya dapat dilakukan langsung oleh otak kita.
  • Untuk mengidentifikasi makhluk hidup yang baru saja dikenal, kita memerlukan alat pembanding berupa gambar, realia atau spesimen (awetan hewan dan tumbuhan), hewan atau tumbuhan yang sudah diketahui namanya, atau kunci identifikasi.
  • Kunci identifikasi disebut juga kunci determinasi.
  • Penggunaan kunci determinasi pertama kali diperkenalkan oleh Carollus Linnaeus. Namun, sebenarnya Lammarck (1778) juga pernah menggunakan kunci modern untuk identifikasi.
  • Salah satu kunci identifikasi ada yang disusun dengan menggunakan ciri-ciri taksonomi yang saling berlawanan.
  • Tiap langkah dalam kunci tersebut terdiri atas dua alternatif (dua ciri yang saling berlawanan)
  • sehingga disebut kunci dikotomis.
Cara menggunakan kunci determinasi antara lain sebagai berikut.
  1. Bacalah dengan teliti kunci determinasi mulai dari permulaan, yaitu nomor 1a.
  2. Cocokkan ciri-ciri tersebut pada kunci determinasi dengan ciri yang terdapat pada makhluk hidup yang diamati.
  3. Jika ciri-ciri pada kunci tidak sesuai dengan ciri makhluk hidup yang diamati, harus beralih pada pernyataan yang ada di bawahnya dengan nomor yang sesuai. Misalnya, pernyataan 1a tidak sesuai, beralihlah ke pernyataan 1b.
  4. Jika ciri-ciri yang terdapat pada kunci determinasi sesuai dengan ciri yang dimiliki organisme yang diamati, catatlah nomornya. Lanjutkan pembacaan kunci pada nomor yang sesuai dengan nomor yang tertulis di belakang setiap pernyataan pada kunci.
  5. Jika salah satu pernyataan ada yang cocok atau sesuai dengan makhluk hidup yang diamati, alternatif lainnya akan gugur.
  6. Sebagai contoh, kunci determinasi memuat pilihan:a. tumbuhan berupa herba, atau b. tumbuhan berkayu. Jika yang dipilih adalah 1a (tumbuhan berupa herba), pilihan 1b gugur.
  7. Begitu seterusnya hingga diperoleh nama famili, ordo, kelas, dan divisio atau filum dari makhluk hidup yang diamati.
  • Pada umumnya, buku penuntun identifikasi makhluk hidup dilengkapi dengan kunci determinasi dan hanya berlaku setempat (lokal).

Klasifikasi Mahkluk Hidup



  • Jika kita perhatikan dari sejarah pengelompokkan mahkluk hidup , 
  • Para ahli membagi dalam 3 tahapan , yang kemudian pada akhirnya diyakini cara pengelompokkan yang paling sistimatis adalah cara pengelompokan yang dilakukan oleh Carollus Linaeus sehingga ia dinobatkan menjadi Bapak Klasifikasi Dunia
Untuk History pengelompokkan Mahkluk hidup dapat dilihat deskripsinya sebagai berikutDibedakan menjadi 3
  1. Sistem Klasifikasi Alamiah diciptakan oleh Theophrastus (370SM - 285SM), salah satu murid Aristoteles didasarkan pada bentuk yang dapat dilihat dengan mata biasa (morfologi) tumbuhan dibagi menjadi 4 kelompok : pohon, semak, perdu dan herba
  2. Sistem Klasifikasi Buatan diciptakan oleh Carolus Linnaeus (1707-1778), ilmuwan swediadikenal sebagai Bapak Klasifikasi . Dasar yang digunakan adalah alat reproduksi seksual, dasar lain yang digunakan adalah morfologi. merupakan penggolongan mahluk hidup berdasarkan pengaruhnya terhadap manusia misalnya : beracun atau berguna, piaraan atau liar, gulma atau sayuran.
  3. Sistem Klasifikasi filogenetik diciptakan oleh Charles Darwin 1859, menerbitkan buku tentang teori evolusi. Ia menyatakan bahwa persamaan struktur tubuh menunjukkan hubungan kekerabatan yang lebih dekat. didasarkan urutan perkembangan mahluk hidup (filogeni) serta mengetahui hubungan kekerabatan antara satu dengan yang lainnya.
key word
  1. Klasifikasi makhluk hidup adalah suatu cara pengelompokan yang didasarkan pada ciri-ciri tertentu, seperti banyaknya persamaan dan perbedaan baik, secara morfologi, fisiologi, maupun anatominya.
  2. Makin banyak persamaan, maka makin dekat tali kekerabatannya.
  3. Tujuan dari klasifikasi makhluk hidup adalah sebagai berikut. Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciriciri yang dimiliki Mendeskripsikan ciri-ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis yang lain. Mengetahui hubungan kekerabatan antarmakhluk hidup. Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya.
  4. Manfaat klasifikasi makhluk hidup. Memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam. Mengetahui hubungan kekerabatan antara makhluk hidup yang satu dengan yang lain.
  5. Sistem klasifikasi dapat digolongkan menjadi tiga kelompok, yaitu: Klasifikasi sistem alami - Aristoteles Klasifikasi sistem buatan - Carollus Linaeus Klasifikasi sistem filogenik - Charles Darwin.
  6. Langkah dalam mengklasifikasi makhluk hidup adalah pencandraan, Pengelompokan berdasarkan ciri-ciri dari persamaan serta perbedaan, Identifikasi untuk pemberian nama. Pemberian nama
  7. Kelompok yang memiliki ciri-ciri persamaan menunjukkan adanya tingkatan yang disebut takson. Urutan takson dari tingkatan yang tinggi ke rendah adalah kingdom/regnum, filum/divisio, kelas, ordo, famili, genus, dan species.(PIKOFAGES /hewan dan DIKOFAGES (tumbuhan)
  8. Sistem klasifikasi meliputi dua kingdom, tiga kingdom, empat kingdom, lima kingdom Sistem lima kingdom whitaaker (1969) Monera,Protista, Fungi, Plantae, dan Animalia.
  9. CONTOH MENGKLASIFIKASI

Tanaman diatas tolong Klasifikasikan ya ........heeh




KLASIFIKASI
  • Kingdom : Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom : Tracheophyta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Divisio : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Sub Divisio : Antophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Classis : Dicotyledoneae (berkeping biji dua / dikotil)
  • Sub Classis : Asteridae
  • Ordo : Gentianales
  • Family : Apocynaceae
  • Genus : Adenium
  • Species : Adenium obesum (Forssk.) Roem. & Schult )
  • Daerah : kembang kamboja ( Sembojo jawa)
Super : diatas takson , Sub : dibawah takson




LATIHAN KLASIFIKASI TUMBUHAN DAN HEWAN GLOBAL SCOPE




1. Berikut ini manakah yang merujuk pada taksa tingkat famili dari organisme?
A.  Solanum
B.  Pandanales
C.  Felidae
D.  Ipomoea
E.  Glycine

2.  Kelompok tumbuhan yang memiliki biji yang tertutup oleh daun buah (perikarp) adalah:
A.  Monokotil
B.  Dikotil 
C.  Angiospermae
D.  Gymnospermae
E.  Spermatophyta  

3.  Salah satu argumentasi yang menyebabkan jamur (fungi) di kelompokkan ke dalam satu
kerajaan khusus adalah:
I.  Jamur tidak memiliki klorofil
II.  Jamur dapat berkembang biak secara generatif dan vegetatif
III.  Jamur merupakan organisme heterotrof
IV.  Jamur berkembang biak dengan spora
V.  Bagian-bagian jamur tidak dapat dibedakan antara daun, batang dan akar

Manakah dari kombinasi pernyataan di atas yang benar?
A.  I, II, III
B.  II, III, IV
C.  III, IV, V
D.  I, III
E.  I, V

4.  Dalam daur hidup katak, stadium yang paling muda ditandai dengan:
A.  terbentuknya kaki depan
B.  terbentuknya kaki belakang
C.  menghilangnya ekor
D.  bernafas dengan insang luar
E.  bernafas dengan insang dalam

5.  Organisme berikut ini termasuk kelas Mammalia yang hidup di perairan, KECUALI:
A.  Pesut
B.  Paus
C.  Kuda Laut 
D.  Dugong
E.  Lumba-lumba

LATIHAN LAGI

1.    Keanekeragaman hayati dapat hilang oleh berbagai sebab. Di bawah ini yang bukan merupakan penyebab hilangnya keanekaragaman hayati, adalah ....
a. keseimbangan lingkungan
b. pencemaran air dan tanah
c. pengenalan species baru
d. perubahan iklim global
e. hilangnya habitat suatu makhluk hidup

2. Pada sistem klasifikasi lima kingdom, makhluk hidup yang memiliki ciri eukariotik, bersel banyak dan dapat berfotosintesis dikelompokkan  dalam kingdom ....
a. Animalia
b. Protista
c. Jamur
d. Plantae
e. Monera

3.Penyebaran fauna di Indonesia memiliki suatu keunikan tersendiri yang berkaitan dengan letak geografis.Berikut ini, yang bukan merupakan keunikan penyebaran fauna di Indonesia adalah ....
a.ada sebagian yang termasuk kawasan Oriental (benua Asia)
b. ada sebagian yang termasuk kawasan Australia (benua Australia)
c. tidak bercampurnya hewan-hewan dari kawasan lain di wilayah Indonesia
d. adanya garis Wallace (garis abstrak sebagai pemisah di Selat Sulawesi) (barat dan tengah)
e. adanya garis Weber (garis pemisah abstrak) sebagai pemisah di timur Sulawesi (tengah dan timur)

4.Virus dapat dianggap sebagai makhluk hidup. Hal-hal di bawah ini membuktikan kebenaran akan hal tersebut, kecuali....
a. tubuhnya terdiri atas DNA atau RNA
b. kulit tubuhnya terdiri atas protein
c. dapat menduplikasi dirinya
d. dapat mengkristalkan diri
e. hanya dapat hidup dalam sel-sel hidup

5. Bakteri yang tubuhnya memiliki dinding sel dengan peptidoglikan yang tebal dan berwarna ungu dengan pewarnaan Gram disebut ....
a. bakteri gram positip
b. bakteri gram negatif
c.bakterisaprofit
d. bakteri parasit
e. bateri kemoautotrof

6.Seorang siswa mengamati organisme pada setetes air dan ditemukan hewan dengan ciri:
bersel satu
bentuk tubuh dapat berubah-ubah
bergerak dengan sitoplasma sel
Berdasarkan ciri tersebut hewan ini termasuk dalam kelas ....
a.Protozoa
d.Flagellata
b.Rhizopoda
e.Sporozoa
c.Cilliata

7.Jamur yang berkembang biak dengan zigospora di bawah ini ....
a. Rhizopus sp.
d. Volvariella
b. Saccharomyces
e. Penicillium
c. Neurospora

8.Di bawah ini yang termasuk tumbuhan paku ialah ....
a. Marchantia
b.Polytrichum
c.Usnea
d.Selaginella
e.Mnium

9. Berikut ini yang bukan merupakan tumbuhan yang termasuk dikotil, adalah ....
a. jambu air
d. alpukat
b. melinjo
e. apel
c. jambu batu

10.Berikut ini adalah beberapa ciri Arthropoda


  1. tubuh terlindung oleh rangka luar
  2. tubuh terdiri atas kepala-dada dan perut
  3. kepala dan dada menyatu (sefalothoraks)
  4. abdomennya tidak bersegmen-segmen
  5. pada segmen abdomennya terdapat sepasang  kaki


Yang merupakan ciri hewan udang adalah ....
a. 1-2-3
d. 2-3-5
b. 1-3-5
e. 2-4-5
c. 2-3-4

11. Suatu hewan mempunyai ciri sebagai berikut:


  1. mempunyai mata faset dan mata tunggal
  2. bernapas dengan trakea
  3. tubuh terbagi atas kepala, dada, dan perut
  4. mempunyai tiga pasang kaki pada bagian  dada


Berdasarkan ciri-ciri di atas, hewan yang dimaksud adalah ....
a. Myriapoda
d. Arachnoidea
b. Crustacea
e. Chilopoda
c. Insecta

12.Pada Coelenterata dikenal bentuk tubuh yang hidup menetap dan menempel pada dasar.
Bentuk tubuh yang  demikian disebut....
a. polip
d. atol
b. medusa
e. aboral
c. karang

13.Berikut adalah beberapa stadium dari daur hidup Aurelia:


  1. polip
  2. skifistoma
  3. efira
  4.  planula
  5. medusa
  6. zigot
Urutan dari daur tersebut adalah ....
a, 1-3-4-2-6-5
d.6-4-2-1-3-5
b.1-2-4-3-5-6
e.6-4-3-2-1-5
c.1-3-5-2-4-6

14. Anggota Phylum Platyhelminthes ini bersifat  parasit dan mengisap makanan dari inangnya.
Oleh karena itu, kelompok cacing ini disebut  juga cacing isap yang termasuk kelas....
a. Turbellaria
d. Trematoda
b.Cestoda
e. Polychaeta
c. Gordiaceae

15. Kerang mutiara mempunyai cangkok yang  mempunyai 3 lapisan, yaitu ....


  1. lapisan prismatik
  2. lapisan nakreas
  3. lapisan periostrakum
Lapisan tersebut tersusun dari luar ke dalam  sebagai berikut ....
a. 1-2-3
d. 3-2-1
b. 2-3-1
e. 1-3-2
c. 3-1-2

16. Para pakar taksonomi banyak yang menganggap  bahwa filum Echinodermata merupakan
kelompok avertebrata yang memiliki derajat  tertinggi, karena memiliki banyak kesamaan
dengan Chordata, di antaranya berikut ini, kecuali...
a. mempunyai mesodermal skeleton
b. pada blastofor, embrio beranus
c. mulut terbentuk dari kantong ektoderm
d. tubuhnya radial simetris serta mempunyai coelom
e. mesoderm berkembang membentuk  kantong

17. Aliran air tipe Ascon adalah melalui ostia terus ke ....
a. saluran-spongocoel-oskulum
b. saluran-rongga berkoanosit-spongocoel
c. rongga berkoanosit-saluran-spongocoel
d. saluran bercabang-rongga berkoanosit- spongocoel
e. saluran-rongga berkoanosit-saluran-spongocoel

18. Dibawah ini adalah ciri-ciri cacing pipih:


  1. hidup sebagai parasit
  2. pada kepala terdapat alat hisap
  3. saluran pencernaan tidak ada
  4. tubuh bersegmen-segmen
  5. permukaan tubuhnya terdapat bulu getar


Yang merupakan ciri cacing pita adalah ....
A, 1, 2 dan 3
d. 1, 3 dan 4
b. 2, 3 dan 4
e. 2, 3 dan 5
c. 3, 4 dan 5

19. Fase-fase daur hidup Trematoda:
1. telur
2. mirasidium
3. sporokis
4. redia
5. serkaria
6. metaserkaria
7. dewasa
Urutan fase daur hidup Trematoda adalah ....
a.1-2-3-4-5-7-6
d.1-4-2-3-5-6-7
b.1-2-3-4-7-6-5
e.1-2-3-4-5-6-7
c.1-2-3-4-6-5-7

20.Jika ditemukan organisme yang hidup di laut,  berbentuk bulat, kulitnya berdiri, bentuknya
radial simetris maka dapat disimpulkan bahwa organisme tersebut termasuk kelas ....
a.Holothuroidea
b.Echnoidea
c.Asteroidea
d.Crinoidea
e.Ophiuroidea

TRY AGAIN


1. Makhluk hidup dibagi menjadi dua kingdom. Pernyataan ini dikemukakan oleh ....
a. Carolus Linnaeus                                                     
b. Lamark
c. Darwin                                                                    
d. Aristoteles
e. Einsten

2. Pemberian tata nama ganda diatur dalam Kode Internasional yang disebut dengan ....
a. binomial nomenklatur                             
b. pengelompokan
c. kunci determinasi                                     
d. identifikasi
e klasifikasi

3. Tingkatan terendah dari klasifikasi tumbuhan dan hewan adalah....
a. kingdom                                        
b. kelas
c. spesies                                          
d. divisi
e. filum

4. Urutan takson tumbuhan dari kelompok terbesar ke kelompok
terkecil adalah ....
a. kingdom-filum-bangsa-kelas-suku-marga-jenis
b. kingdom-filum-kelas-bangsa-suku-marga-jenis
c. kingdom-divisio-kelas-bangsa-suku-marga-jenis
d. kingdom-divisio-bangsa-kelas-suku-marga-jenis
e. kingdom-kelas-divisio-bangsa-suku-marga-jenis

5. Suku kata pertama pada tata cara pemberian nama ganda menunjukkan ....
a. kelas                                                               
b. spesies
c. ordo                                                               
d. bangsa
e. genus

6. Pisang, mangga, kelengkeng, dan durian dikelompokkan dalam tumbuhan buah-buahan. Pengklasifikasian ini tergolong dalam klasifikasi sistem ....
a. natural                                           
b. manfaat
c. artifisial                                         
d. buatan
e. praktis

7. Penulisan nama Latin padi yang benar adalah ....
a. Oryza sativa                                 
b. Oryza sativa
c. oryza sativa                                 
d. Oriza sativa
e. Oriza Sativa

8. Pada taksonomi dari kingdom ke spesies, kondisi jumlah makhluk hidup yang berbeda dalam setiap takson akan ....
a. semakin sedikit                                          
b. semakin banyak
c. berubah-ubah                                            
d. mengikuti posisi taksonnya
e. konstan

9. Euglenakurang cocok jika hanya dimasukkan dalam animalia, karena Euglena juga memiliki ciri yang dimiliki oleh Plantae, yaitu....
a. cara makannya autotrof                         
b. bersifat tidak bergerak
c. selalu bergerak                                          
d. cara hidup berkoloni
e. cara makannya heterotrof

10. Filum dalam klasifikasi hewan yang disebut juga ....
a. divisio                                             
b. ordo
c. genus                                             
d. spesies
e. marga

11. Semakin dekat hubungan kekerabatan makhluk hidup, semakin banyak ....
a. perbedaan sifat                         
b. keragamannya
c. persamaan sifat                         
d. perbedaan dan
e. keunikannya persamaannya

12. Daftar yang memuat sejumlah keterangan suatu makhluk hidup yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menentukan kelompok makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimilikinya disebut ....
a. kunci dikotomi                            
b. pengelompokan
c. kunci determinasi                     
d. animalia
e. klasifikasi

13. Spirogyra sp. mampu melakukan fotosintesis, tetapi dalam sistem klasifikasi kingdom bukan termasuk ke dalam Plantae, melainkan Protista. Alasannya adalah ....
a. memiliki flagelata                                      
b. belum memiliki membran inti
c. tidak memiliki dinding sel                      
d. hidup secara anaerobik
e. belum memiliki akar, batang, dan daun sejati

14. Jenis makhluk hidup yang menyerupai tumbuhan dan hewan, tetapi bukan tumbuhan dan bukan hewan disebut ....
a. Monera                         
b. Plantae
c. Fungi                              
d. Animalia
e. Protista

15. Pasangan yang memiliki kekerabatan paling dekat adalah ….
a. rubah dan serigala                                     
b. serigala dan anjing
c. rubah dan berang-berang                     
d. serigala dan beruang
e. rubah dan anjing

16. Dalam klasifikasi makhluk hidup sering digunakan kunci determinasi sederhana yang disebut ....
a. kunci klasifikasi                           
d. kunci dikotomi
b. kunci determinasi                     
e. identifikasi
c. klasifikasi

17. Difa adalah seorang ahli ekologi. Manfaat taksonomi bagi Difa adalah ....
a. menemukan adanya spesies baru
b. menemukan adanya senyawa antibodi berciri khusus pada suatu makhluk hidup
c. dapat memperkirakan tentang nenek moyang makhluk hidup tertentu
d. mempelajari deversitas makhluk hidup yang ada
e. mencocokkan pasangan hibrid agar dapat disilangkan dengan makhluk hidup lain

18. Berikut ini yang bukan termasuk variasi dalam spesies adalah ....
a. cara reproduksi                          
b. ukuran tubuh
c. jenis makanan                            
d. warna tubuh
e. bentuk tubuh

19. Spesies adalah unit dasar dari klasifikasi biologi. Alasan dua individu yang berbeda dikelompokkan dalam satu spesies yang sama adalah....
a. mempunyai kesamaan nenek moyang
b. mempunyai banyak persamaan
c. mempunyai banyak perbedaan
d. dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan fertil
e. dapat saling kawin dan menghasilkan keturunan steril

20. Kata maniculata dari nama Latin Felis manuculata domesticus menunjukkan ....
a. kelas                                               
b. marga
c. spesies                          
d. kingdom
e. genus


KLASIFIKASI 5 KINGDOM


PENGERTIAN KLASIFIKASI
Klasifikasi adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan persamaan ciri (keseragaman), perbedaan ciri (keanekaragaman), berdasarkan ciri mortologi, fisiologi dan anatomi.  cara hidup, tempat hidup, daerah penyebaran, dan sebagainya, makin banyak persamaan ciri, makin dekat hubungan kekerabatan

DASAR-DASAR KLASIFIKASI
Dasar yang digunakan dalam klasifikasi antara lain : berdasarkan persamaan, berdasarkan perbedaan, berdasarkan manfaat, berdasarkan ciri morfologi dan anatomi, berdasarkan ciri biokimia, atau ciri yang lain. Contoh : Berdasarkan ukuran tubuhnya, Tumbuhan dikelompokan menjadi : pohon, perdu dan semak. Berdasarkan lingkungan tempat hidupnya, Tumbuhan dikelompokan menjadi tumbuhan yang hidup dilingkungan kering (xerofit), tumbuhan yang hidup dilingkungan air (hidrofit) dan tumbuhan yang hidup dilingkungan lembab (higrofit). Berdasarkan manfaatnya, Tumbuhan dikelompokan menjadi tanaman obat-obatan, tanaman sandang, tanaman hias dsb. Berdasarkan jenis makanannya, Hewan dikelompokan menjadi : hewan pemakan daging (karnivora), hewan pemakan tumbuhan (herbivora) dan hewan pemakan keduanya (omnivora)

TUJUAN KLASIFIKASI
Tujuan dilakukannya klasifikasi atau pengelompokan makhluk hidup, antara lain untuk :Menyederhanakan obyek studi, sehingga mempermudah dalam mempelajari. mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup maupun manfaatnya.mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan ciri-cirinya. mengetahui hibungan kekerabatan antar makhluk hidup,mengetahui perkembangan evolusi makhluk hidup atas dasar kekerabatannya yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia.

PROSES DAN HASIL KLASIFIKASI
Kegiatan klasifikasi berupa pembentukan kelompok-kelompok dengan cara mencari keseragaman dalam keanekaragaman. Berbagai jenis makhluk hidup dikelompokkan dalam satu kelompok jika memiliki kesamaan sifat dan ciri-ciri. Kelompok yang warganya mempunyai sedikit persamaan ciri, jumlah warganya lebih besar dari pada kelompok warganya mempunyai banyak persamaan ciri. Makhluk berkaki empat (memiliki satu persamaan) lebih besar warganya dibanding dengan kelompok makhluk yang berkaki empat dan pemakan rumput (memiliki dua persamaan). Nama-nama kelompok (takson) dari yang beranggotakan banyak (sedikit persamaan ciri), berturut-turut dapat dilihat dalam tabel berikut.
Untuk Tumbuhan
Untuk Hewan
Dalam Bahasa Indonesia
Regnum
Kingdom
Dunia (kerajaan)
Divisio
Phylum
Divisi (filum)
Classis
Classis
Kelas
Ordo
Ordo
Bangsa
Familia
Familia
Suku
Genus
Genus
Marga
Species
Species
Spesies (jenis)

Tiga katagori takson yang dalam praktek sehari-hari banyak dipakai adalah spesies, genus dan familia. 
Batasan dari ketiga takson tersebut adalah sebagai berikut :
  • Jenis (species), merupakan sekelompok individu yang memiliki sifat morfologi, anatomi dan fisiologi yang sama. Makhluk hidup sejenis memiliki jumlah kromosom yang sama. Perbedaan ciri yang nampak pada makhluk sejenis disebabkan oleh perbedaan susunan gen pada kromoson.
  • Marga (genus), merupakan takson yang mencakup sejumlah jenis yang menunjukkan persamaan struktur alat reproduksinya.
  • Suku (familia), merupakan takson yang meliputi sejumlah marga dengan jenis yang berasal dari nenek moyang yang sama.


PERKEMBANGAN SISTEM KLASIFIKASI
Sistem Klasifikasi makhluk hidup telah dikenal sejak zaman dulu. Ahli filosof Yunani, Aristoteles (384-322 SM) mengelompokkan makhluk hidup ke dalam dua kelompok besar yaitu kelompok hewan (animalia) dan kelompok tumbuhan (plantae), namun keberadaan organisme mikroskopis belum dikenal pada saat itu. Sistem klasifikasi makhluk hidup terus mengalami kemajuan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi.  Sistem klasifikasi makhluk hidup dikelompokan dalam satu-satuan kelompok besar yang disebut kingdom. Sistem kingdom yang pertama diperkenalkan oleh Carolus Linnaeus. Sistem kingdom pun terus mengalami perubahan dan perbaikan hingga sekarang dan sering menjadi pro dan kontra bagi para ilmuwan.
1. Sistem Dua kingdom
Sistem yang  dikembangkan oleh ilmuwan Swedia yaitu Carolus Linnaeus tahun 1735. Makhluk hidup dibagi menjadi
2 kingdum yaitu Kingdom Animalia (Dunia Hewan), Ciri–ciri : memiliki dinding sel, berklorofil, mampu berfotosintesis Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan), Ciri–ciri : tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil, mampu bergerak bebas.
Tata Nama Biner. Sistem tata nama yang terkenal adalah sistem dwi-tata nama (binominal nomenklatur) atau tata nama biner yang dikemukakan oleh Carolus Linnaeus. Berikut ini dijelaskan ketentuan-ketentuan untuk memberi nama takson tingkat jenis, marga dan suku.
1. Nama Jenis (Species)
Nama jenis untuk hewan maupun tumbuhan harus terdiri atas dua kata tunggal (mufrad) yang sudah dilatinkan. Misalnya, tanaman jagung nama spesiesnya (jenis) Zea Mays. Burung merpati nama spesiesnya Columbia livia. Kata pertama merupakan nama marga (genus), sedangkan kata kedua, merupakan petunjuk spesies atau petunjuk jenis. Dalam penulisan nama marga, huruf pertama dimulai dengan huruf besar, sedangkan nama petunjuk jenis, seluruhnya menggunakan huruf kecil. Selanjutnya setiap nama jenis (spesies) makhluk hidup ditulis dengan huruf cetak miring atau digaris-bawahi agar dapat dibedakan dengan nama atau istilah lain.Nama Contoh yang lain nama jenis badak jawa adalah Rhinoceros sondaicus, nama jenis tanaman karet adalah Hevea brasiliensis.
2. Nama Marga (Genus)
Nama marga tumbuhan maupun hewan terdiri atas suku kata yang merupakan kata benda berbentuk tunggal (mufrad). Huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar. Contoh, marga tumbuhan Solanum (terong-terongan), marga hewan Felis (kucing), dan sebagainya.
3. Nama Suku (Familia)
Nama suku diambil dari nama marga yang ditambah akhiran acceae untuk tumbuhan dan ditambah idae untuk hewan. Contoh nama suku untuk tanaman terung-terungan adalahSolanacceae, contoh nama suku hewan kucing adalah Felidae. Solanacceae berasal dari nama marga Solanum ditambah akhiran acceaeFelidae berasal dari nama warga Felisditambah akhiran idae. Di bawah ini adalah contoh beberapa organisme dengan kedudukannya di dalam klasifikasi.
Takson
Padi
Harimau India
Amoeba
Dunia
Tumbuhan
Hewan
Protista
Divisi (Filum)
Spermatophyta
Chordata
Protozoa
Kelas
Monocotylae
Mamalia
Sarcodina
Bangsa
Poales
Carnivora
Amoebina
Suku
Poaceae
Felidae
Amebidae
Marga
Oryza
Felis
Amoeba
Spesies
Oryza sativa
Felis tigris
Amoeba proteus

2. Sistem Tiga Kingdom
Kingdom Animalia (Dunia Hewan), Ciri : heterotrof, eukariot multiseluler Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan), Ciri : autotrof, eukariot multiseluler, reproduksi dengan spora Kingdom Protista (Organisme bersel satu atau uniseluler dan organisme multiseluler sederhana). Sistem ini dikembangkan oleh ahli Biologi Jerman (Ernst Haeckel) tahun 1866.

3. Sistem Empat Kingdom
Kingdom Animalia (Dunia Hewan) Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) Kingdom Protista Kingdom Monera, ciri-ciri memiliki inti tanpa membran inti (prokariotik) Sistem Ini dikembangkan oleh ahli Biologi Amerika (Herbert Copeland) tahun 1956.

4. Sistem Lima Kingdom
Kingdom Monera Kingdom Protista Kingdom Fungi (Dunia Jamur), Ciri : eukariotik, heterotrof, tidak berklorofil, dinding sel dari zat kitin. Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) Kingdom Animalia (Dunia Hewan) Sistem ini dikembangkan oleh ahli Biologi Amerika (Robert H. Whittaker) tahun 1969.

5. Sistem Enam Kingdom
Pada tahun 1970-an seorang mikrobiologi bernama Carl Woese dan peneliti lain dari university of Illinois menemukan suatu kelompok bakteri yang memiliki ciri unik dan berbeda dari anggota kingdom Monera lainnya. Kelompok tersebut dinamakan Archaebacteria. Archaebacteria lebih mendekati makhluk hidup eukariot dibandingkan bakteri lain yang merupakan prokraiot. Hal itu menyebabkan terciptanya sistem klasifikasi 6 kingdom pemisah kingdom Archaebacteria dari anggota kingdom Monera lain yang kemudaian disebut Eubacteria. Kingdom Animalia (Dunia Hewan) Kingdom Plantae (Dunia Tumbuhan) Kingdom Protista Kingdom Mycota (Dunia Jamur) Kingdom Eubacteria Kingdom Archaebacteria Namun hingga sekarang yang diakui sebagai sistem klasifikasi standar adalah sistem Lima Kingdom yang ditemukan oleh Whittaker.

Berikut ini adalah ciri-ciri umum organisme yang masuk ke dalam klasifikasi 5 kingdom.

MONERA
Monera adalah mahkluk hidup yang tidak membran inti (organisme prokariot). Meskipun tidak memiliki membran inti, organisme ini memiliki bahan inti. Bahan inti itu berupa asam inti atau DNA (deoxyribo nucleic acid atau asam deoksiribonukleat). Kelompok Monera ini terdiri dari Eubacteria (selama ini kita mengenalnya sebagai bakteri) dan Archaebacteria (bakteri yang hidup pada habitat ekstrim).

PROTISTA
Protista adalah kingdom mahkluk hidup yang terdiri dari satu sel atau banyak sel yang memiliki membran inti (organisme eukariot). Protista dikelompokan secara seerhana seperti protista mirip hewan (protozoa), protista mirip tumbuhan (alga), dan protista mirip jamur.

FUNGI (JAMUR)
Fungi atau jamur merupakan kingdom mahkluk hidup yang tidak memiliki kloroplas. Tubuh jamur ada yang terdiri dari satu sel, berbentuk benang, atau tersusun dari kumpulan benang. Dinding selnya terdiri dari zat kitin. Oleh karena itu jamur tidak dapat dikelompokkan dalam dunia hewan atau tumbuhan. Kelompok ini terdiri dari semua jamur, kecuali jamur lendir (Myxomycota) dan jamur air (Oomycota).

PLANTAE (TUMBUHAN)
Plantae atau kingdom tumbuhan adalah mahkluk hidup bersel banyak yang mempunyai kloroplas. Di dalam kloroplas terkandung klorofil. Oleh karena memiliki klorofil, maka tumbuhan dapat melakukan fotosintesis. Sel tumbuhan termasuk eukariot (memiliki membran inti) dan dinding selnya tersusun dari selulosa. Tumbuhan umumnya memiliki akar, batang, dan daun, kecuali beberapa jenis tumbuhan yang memiliki akar semu (rizoid), seperti pada briophyta (tumbuhan lumut). Perkembangbiakan tumbuhan terjadi secara kawin maupun tak kawin. Tumbuhan terdiri dari tumbuhan lumut (Bryophyta), tumbuhan paku (Pteridophyta), tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae), dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).

ANIMALIA
Animalia adalah kingdom hewan. Sel-selnya mempunyai membran inti (eukariot) dan tidak memiliki kloroplas. Selain itu sel hewan tidak memiliki dinding sel. Berbeda dengan tumbuhan, hewan dapat bergerak aktif dan memiliki sitem saraf. Pembagian hewan berdasarkan :
1. Makanannya :
a). Herbivore  Adalah golongan hewan pemakan tumbuhan hijau. Memiliki gigi geraham depan (dens premolare) dan geraham belakang (dens molare) yang kuat dan banyak. Memiliki gigi seri (dens incisivus) yang tajam. Tidak mempunyai gigi taring (dens caninus). Memiliki enzim selulase.
Contoh : Hewan Mammalia yang hidup di padang rumput.
Carnivore Adalah golongan hewan pemakan daging. Memiliki gigi taring (dens caninus) yang tajam. Memiliki kuku yang tajam Memiliki sisi rahang dan ujung gigi geraham yang saling bertemu. Ex : Singa, Harimau, Kucing, Buaya dll.
Omnivore  Adalah golongan gewan pemakan daging dan tumbuhan hijau (pamakan segala). Memiliki sifat perpaduan antara herbivore dan carnivore. Ex : Musang, Beruang, Ayam, Tikus dll.
Insectivore  Adalah golongan hewan pemakan serangga. Ex : Cecak, Kadal,Bunglon, Kelelawar dll.

2. Ada tidaknya tulang belakang :
Invertebrata yaitu golongan hewan yang tidak mempunyai tulang belakang. Dibagi menjadi 9 phyllum/filum yaitu :


  1. Porifera (hewan berpori), contoh : Spongia sp/hewan spon.
  2. Coelenterata (hewan berongga), contoh : Hydra viridis, Aurelia aurita (ubur-ubur).
  3. Platyhelminthes (cacing pipih), contoh : Planaria maculate, Tania saginat (cacing pita) pada manusia dan sapi.
  4. Nemathelminthes (cacing gilig), contoh : Ascaris lumbricoides, Acylostoma duodenale/cacing tambang pada usus duabelas jari manusia.
  5. Annelida (cacing gelang), contoh : Hirudo medicinalis/lintah, Lumbricus terrestris (cacing tanah).
  6. Mollusca (hewan bertubuh lunak), contoh : Achatina fulica/siput, Octopus sp (gurita).
  7. Arthropoda (hewan berbuku-buku), dibagi menjadi 4 kelas yaitu : a) Insect (serangga), contoh : Hetaerina america/capung, b) Crustacea (udang-udangan), contoh : Ceonobita clypeatus (kelomang) c) Arachnida (laba-laba), contoh : Eurypelma californica (laba-laba) d) Myriapoda (lipan), contoh : Scolopendra subspinipes/kelabang (lipan)
  8. Echinodermata (hewan berkulit duri), dibagi menjadi 5 kelas yaitu : a) Asteriodea (bintang laut), contoh : Dermaterias imbricate dan     Asterias vulgaris (bintang laut)   b) Echinoidea (landak laut), contoh : Diadema antillarum (landak laut),       Echinos esculentus (bulu babi berbulu pendek) c) Holothuroidea (teripang), contoh : Holothuria scabra (teripang),       Curcuma planci (mentimun laut). d) Crinoidea (lilia laut), contoh : Lamprometra palmata (lilia laut),

VERTEBRATA
Vertebrata yaitu golongan hewan yang mempunyai ruas-ruas tulang      belakang. dibagi menjadi 5 kelas yaitu :


  1. Pisces (ikan), contoh : Osteoglossum bicirhosum (ikan Arwana).
  2.  Amphibia (katak), contoh : Rana sp
  3. Reptilia (hewan melata/merayap), contoh : ular, kadal, bunglon
  4. Aves (unggas), contoh : Aquila achrysaeto (rajawali)
  5. Mammalia (hewan memiliki kelenjar mammae), contoh : sapi,kambing, Orang Utan

MACAM-MACAM SISTEM KLASIFIKASI

1. Klasifikasi Sistem Alami
Klasifikasi sistem alami dirintis oleh Michael Adams dan Jean Baptiste de Lamarck. Sistem ini menghendaki terbentuknya kelompok-kelompok takson yang alami. Artinya anggota-anggota yang membentuk unit takson terjadi secara alamiah atau sewajarnya seperti yang dikehendaki oleh alam. Klasifikasi sistem alami menggunakan dasar persamaan dan perbedaan morfologi (bentuk luar tubuh) secara alami atau wajar.  Contoh, hewan berkaki dua, berkaki empat, tidak berkaki, hewan bersayap, hewan bersirip, hewan berbulu, bersisik, berambut dan lain-lain. Sedangkan pada tumbuhan, ada kelompok tumbuhan berkeping biji satu, berkeping biji dua.

2. Klasifikasi Sistem Buatan (Artifisial)
Sistem Artifisial adalah klasifikasi yang menggunakan satu atau dua ciri pada makhluk hidup. Sistem ini disusun dengan menggunakan ciri-ciri atau sifat-sifat yang sesuai dengan kehendak manusia, atau sifat lainnya. Misalnya klasifikasi tumbuhan dapat menggunakan dasar habitat (tempat hidup), habitus atau berdasarkan perawakan (berupa pohon, perdu, semak, ternak dan memanjat). Tokoh sistem Artifisial antara lain Aristoteles yang membagi makhluk hidup menjadi dua kelompok, yaitu tumbuhan (plantae) dan hewan (animalia). Ia pun membagi tumbuhan menjadi kelompok pohon, perdu, semak, terna serta memanjat. Tokoh lainnya adalah Carolus Linnaeus yang mengelompokkan tumbuhan berdasarkan alat reproduksinya.

3. Klasifikasi Sistem Filogenetik
Klasifikasi sistem filogenetik muncul setelah teori evolusi dikemukakan oleh para ahli biologi. Pertama kali dikemukakan oleh Charles Darwin pada tahun 1859. Menurut Darwin, terdapat hubungan antara klasifikasi dengan evolusi. Sistem filogenetik disusun berdasarkan jauh dekatnya kekerabatan antara takson yang satu dengan yang lainnya. Selain mencerminkan persamaan dan perbedaan sifat morfologi dan anatomi maupun fisiologinya, sistem ini pun menjelaskan mengapa makhluk hidup semuanya memiliki kesamaan molekul dan biokimia, tetapi berbeda-beda dalam bentuk susunan dan fungsinya pada setiap makhluk hidup. Jadi pada dasarnya, klasifikasi sistem filogenetik disusun berdasarkan persamaan fenotip yang mengacu pada sifat-sifat bentuk luar, faal, tingkah laku yang dapat diamati, dan pewarisan keturunan yang mengacu pada hubungan evolusioner sejak jenis nenek moyang hingga cabang-cabang keturunannya.


LANGKAH-LANGKAH KLASIFIKASI
Beberapa ahli biologi telah mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan sifat atau karakteristiknya, sehingga kadang ada perbedaan dalam pengelompokan makhluk hidup tersebut. Langkah atau tahapan dalam klasifikasi makhluk hidup antara lain : Pencandraan atau Identifikasi Identifikasi mahluk hidup berarti suatu usaha menemukan identitas suatu mahluk hidup. Identifikasi dapat dilakukan dengan berbagai cara. cara yang paling pouler yakni dengan membandingkan tumbuhan / hewan yang ingin diketahui dengan gambar didalam buku atau antara tumbuhan dengan material herbarium yang sudah diketahui identitasnya. Identifikasi pada hewan dapat dilihat melalui bagian tubuh yang menunjukkan sifat – sifat khusus penunjuk adanya keanekaragam morfologis, antara lain: susunan kulit dan modifikasinya, susunan alat gerak, susunan bagian – bagian tubuh (kepala – badan – ekor) dan modifikasi hubungannya, susunan endoskeleton , susunan gigi, lubang hidung, susunan alat pendengaran bagian luar, susunan mata, dan lain – lain. Identifikasi pada tumbuhan dapat dilakukan dengan melihat bagian tubuh tumbuhan yang dapat dipergunakan sebagai penunjuk adanya keanekaragaman tumbuhan, misalnya sifat – sifat morfologi yang ditampakkan oleh: 1. Daun (tata daun , bentuk daun , bentuk tepi daun, pangkal dan ujung daun, pertulangan daun, sifat – sifat permukaan daun). 2. Bunga (Bagian – bagian bunga, Bagian organisasi bunga, Tata dan susunan bunga). 3. Buah, ranting, kulit batang, dan sifat akar tumbuhan. Tujuan dari identifikasi ini antara lain : untuk mengetahui ciri-ciri yang ada, mengetahui kedudukan taksonnya, dan mengetahui nama jenisnya (species). Pada umumnya cara yang digunakan dalam identifikasi adalah dengan menggunakan kunci dikotomis atau kunci determinasi. Contoh Kunci Dikotomis sederhana :
Kunci determinasi merupakan ciri-ciri makhluk hidup yang disusun dikotomis dan sistematis untuk  merunut tingkatan takson suatu jenis makhluk hidup.

Contoh kunci determinasi sederhana untuk menemukan nama Familia suatu jenis makhluk hidup adalah seperti di bawah ini :
1.  a.  Tumbuhan tidak dengan bunga sejati………………………………………………2
     b.  Tumbuhan dengan bunga sejati, sedikitnya dengan benang sari dan atau
           putik;………………………………………………………………………………………………3
2.  a.  Tumbuhan berspora, tidak mempunyai akar sempurna, berdaun warna           hijau, tumbuh ditempat lembab…………………………………………. BRIOFITA.      b.  Tumbuhan menghasilan spora, mempunyai akar serabut, warna daun           hijau, daun muda menggulung ……………………………………..PTERIDOFITA.
3.  a.  Tumbuhan dengan bunga tidak lengkap, tidak nampak mahkota yang jenis,           umumnya berbentuk pohon bercabang dan bertambah besar, bijinya            tampak dari luar …………………………………………………GYMNOSPERMAE.
Tumbuhan dengan bunga lengkap, mempunyai putik, benang sari dan
 mahkota bunga walaupun kecil……………………………………………………….4
4    a.  Tumbuhan hidup di darat, berakar serabut, berdaun tunggal atau majemuk,           dengan mahkota bunga kecil yang tidak berwarna dan tidak menghasilkan           bau………………………………………………………………………………………….5        b. Tumbuhan berakar tunggang, hidup di darat, batangnya bertambah besar dengan mahkota bunga yang jelas…………………………………………………..6
5.  a.  Tumbuhan berdaun tunggal, tulang daun melengkung atau sejajar,           hidupnya berumpun, mempunyai bunga jantan dan betina dalam satu           pohon yang tempatnya terpisan…………………………………………POACEAE      b.  Tumbuhan berdaun majemuk dengan tulang daun sejajar, pohonnya             besar, pada bunga terdapat seludang (tidak dilanjutkan).
6.  a.  Tumbuhan berkeping dua, mempunyai daun tunggal dengan tulang daun             menyirip atau menjari dan batangnya bercabang………………………………. 7      b.  Tumbuhan berkeping dua, dengan daun majemuk,……………………………..8
7.  a.  Tumbuhan berdaun tunggal, tepi daun beringgit, tulang daun  menyirip.           Batang bercabang dan berkayu, pada kulit batangnya  mengandung           semacam serat yang kuat, mahkota bunga berjumlah lima /kelipatannya,           benang sari atau putik berjumlah 4, 5 atau kelipatannya…….. MALVACEAE      b.  Tumbuhan berdaun tunggal dengan tulang daun menjari, batang tidak
          berkayu dan kemungkinan bagian dalam batang berlubang……………… CARICACEAE
8.  a.  Tumbuhan berdaun majemuk, berbatang semak atau berbentuk pohon, berbunga            bongkol (letak bunga membentuk rangkaian bulat seperti bola)………..MIMOCACEAE      b.  Tumbuhan tidak demikian …………………………………………………………………………..9
9.  a.  Tumbuhan berdaun majemuk menyirip ganda rangkap dua, batang bercabang           terdapat duri, berbunga majemuk tersusun malai ……………………CAESALPINIACEAE
Tumbuhan tidak demikian………………………………………………………………………….10
Penggunaan kunci determinasi di atas adalah dengan mencocokan ciri-ciri tumbuhan yang diamati dengan ciri pada kunci determinasi,  mulai dari nomor satu dan seterusnya sampai ditemukan nama familia tumbuhan tersebut. Misalnya ciri tumbuhan yang diamti sesuai dengan ciri nomor 1.a pada kunci determinasi,  maka dilanjutkan ke nomor 2. Apabila ciri tumbuhan yang yang diamti sesuai dengan ciri nomor 2.a pada kunci determinasi, berarti tumbuhan yang diamati termasuk Briofita.

SOAL LATIHAN

1. Makhluk hidup yang mempunyai kekerabatan dekat adalah yang memiliki ….
a. persamaan dalam pemanfaatannya
b. banyak persamaan ciri-ciri
c. sedikit persamaan ciri-ciri
d. tidak memiliki persamaan ciri-ciri
e. banyak perbedaan

2. Pengelompokan makhluk hidup berdasarkan persamaan dan perbedaan disebut ….
a. klasifikasi
b. sistematika
c. taksonomi
d. takson
e. anatomi

3. Tujuan ilmuwan mengklasifikasikan makhluk hidup adalah sebagai berikut, kecuali ….
a. untuk pelestarian makhluk hidup
b. untuk memudahkan dalam mempelajarinya
c. untuk memudahkan dalam mengenalinya
d. untuk menentukan kedudukannya dalam takson

4. Sistem klasifikasi yang didasarkan pada kesamaan struktur, morfologi, anatomi,
fisiologi dan struktur alat reproduksinya adalah sistem klasifikasi ….
a. alami                                
b. konvergen
c. buatan
d. divergen
e. filogenik

5. Tabel karakteristik kingdom
Berdasarkan karakterisitik yang dimiliki, organisme A dalam klasifikasi termasuk dalam kelompok kingdom …
a. monera
b. protista
c. fungi
d. plantae
e. animalia

6. Urutan takson dalam klasifikasi hewan dari takson yang terkecil hingga ke takson
yang terbesar adalah ….
a. species-genus-familia-ordo-classis-phyllum
b. species-ordo-genus-familia-classis-phyllum
c. species-familia-genus-ordo-classis-phyllum
d. classis-phyllum-ordo-familia-genus-species
e. classis-phyllum-familia-ordo-genus-species

7. Di dalam sistem klasifikasi, Solanum tuberosum dan Solanum lycopersicum
termasuk ke dalam satu takson, yaitu pada tingkat ….
a. classis
b. ordo
c. familia
d. genus
e. species

8. Berdasarkan system tata nama ganda (Binomial nomenclature) , cara penulisan yang benar untuk nama jenis kelapa adalah …………………………
a. Cocos nucifera
b. Cocos Nucufera
c. cocos Nucifera
d. cocos nucifera
e. COCOS NUCIFERA

9. Zea mays adalah nama ilmiah tanaman jagung. Kata Zea pada nama ilmiah tersebut menunjukkan …………….
a. familia
b. kelas
c. bangsa
d. genus
e. spesies

10. Berikut adalah nama ilmiah beberapa makhluk hidup yang tterdapat disekitar kita :
1. Curcuma domestica
2. Musa texstilis
3. Musa paradisiaca
4. Felix domestica

Berdasarkan nama ilmiahnya, manakah yang paling dekat kekerabatannya ?
a. 1dan  2
b. 1 dan 3
c. 2 dan 3
d. 3 dan 4
e. 1 dan 4

11. Jika kamu seorang ahli klasifikasi dan menemukan organisme yang memiliki
ciri-ciri, termasuk organisme multiseluler, tidak dapat berfotosintesis, memperoleh makanan dengan menyerapnya dari lingkungan, terdiri dari sel eukariotik dan memiliki dinding sel. Ke dalam kingdom manakah kamu akan mengklasifikasikan organisme tersebut?

a. Kingdom animalia             
b. Kingdom monera
c. Kingdom protista              
d. Kingdom fungi
e. Kingdom plantae

12.  Pernyataan tentang pengelompokkan makhluk hidup.
1. memudahkan pengenalan
2. memudahkan penyimpanan
3. membuat lebih teratur dan rapi
4. Memudahkan pencarian
5. Membuat beragam bentuk baru

Manfaat yang diperoleh dengan melakukan klasifikasi adalah ….
a. 1 – 3 – 5
b. 2 – 4 – 5
c. 1 – 3 – 4
d. 2 – 3 – 5
e. 1 – 2 – 3

13. Dari nama ilmiah di bawah ini yang termasuk ke dalam nama suku adalah
a. solanaceae                    
b. equisetinae
c. pandanales                    
d. selaginales
e. solanum

14. Dalam klasifikasi jeruk bali (Citrus maxima), jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan jeruk keprok Citrus nobilis), termasuk dalam satu kelompok yaitu pada tingkat ……..
a. kelas
b. ordo
c. familia
d. genus.
e. spesies

15. Ciri-ciri arthropoda antara lain :
1) kepala dada bersatu, perut terpisah
2) tubuhnya ditutupi kerangka luar
3) kaki hanya pada segmen dada saja, berjumlah 4 pasang
4) sayap berpasangan pada ruas dada
5) matanya merupakan mata facet

Ciri-ciri yang dimiliki oleh insekta adalah ……..
a. 1, 2 dan 3
b. 1, 2 dan 4
c. 2, 3 dan 4
d. 2, 3 dan 5
e. 2, 4 dan 5

16. Kucing, anjing dan harimau memiliki kesamaan antara lain struktur gigi dan jenis makanannya. Oleh karena itu, hewan tersebut dikelompokkan dalam satu takson yang sama, yaitu .
a.  filum
b.  kelas
c. ordo
d. famili
e. genus

17. Perhatikan nama-nama tumbuhan polong-polongan berikut!


  1. Kacang buncis (Glycine soja)
  2. Kacang panjang (Vigna sinensis)
  3. Pete cina (Leucaena glauca)
  4. Kacang hijau (Phaseolus radiatus)
  5. Kacang kapri (Pisum sativum)
Dalam klasifikasi tumbuhan, kelima tumbuhan tersebut memiliki tingkat takson ….
a. kelas sama dan famili berbeda
b. kelas berbeda dan famili sama
c. genus sama dan spesies berbeda
d. famili berbeda dan spesies sama
e. famili sama dan genus berbeda

18. Kelompok hewan yang merupakan tingkatan satu jenis adalah…..
a. Kambing, sapi, kerbau
b. Ayam horn, ayam kate, ayam walnut
c. Ayam horn, angsa, burung pelikan
d. Ayam horn, tikus, kambing
e. Kucing, anjing, tikus

19. Kucing, anjing, dan harimau memiliki kesamaan antara lain struktur gigi dan jenismakanannya.Oleh karena itu, hewan tersebut dikelompokkan dalam satu takson yang sama, yaitu………
a. filum
b. kelas
c. ordo
d. familia
e. genus

20.Pada pasangan tanaman di bawah ini, manakah yang paling banyak memiliki kesamaan ciri ….
a. Citrus nobilis dan Citrus maxima
b. Citrus maxima dan Shorgum vulgare
c. Citrus nobilis dan Citrullus vulgaris
d. Shorghum vulgare dan Phaseolus vulgaris

e. Citrullus vulgaris dan Phaseolus vulgaris

Posting Komentar untuk "THEORY KLASIFIKASI"